Tuesday, 6 March 2018

Cara Mengatasi Demam pada Bayi

Bagaimana cara mengatasi demam pada bayi? Sebagai orang tua, Anda kadang merasa khawatir juga panik ketika mendapati tubuh bayi terasa panas. Anda tidak perlu terburu-buru mengunjungi dokter ketika menghadapi situasi seperti ini. Ada kalanya demam pada bayi merupakan kondisi yang normal terjadi dan bisa ditangani dengan mudah di rumah.

Demam sendiri sebenarnya merupakan suatu gejala. Keadaan seperti ini pada umumnya merupakan tanda bahwa tubuh bayi sedang melawan penyakit. Contohnya demam setelah melakukan imunisasi. Demam bisa dianggap menjadi bukti bahwa sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. Dengan kata lain, kinerja tubuh bayi Anda berjalan dengan normal.

Bayi juga bisa terkena demam jika terlalu lama melakukan aktivitas di luar ruangan ketika cuaca sedang panas. Demam juga bisa terjadi ketika Anda memakaikan baju yang terlau tebal. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu cemas secara berlebihan jika tubuh bayi terasa panas walaupun terlihat aktif dan masih mau minum susu.

Cara Mengatasi Demam pada Bayi

Hal yang harus diperhatikan ketika terjadi demam pada bayi

Walaupun demam pada bayi tidak selalu menandakan hal yang berbahaya, ada beberapa kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian lebih serius. Anda harus waspada jika bayi mengalami demam yang disertai dengan tanda seperti:


Tidak nafsu makan.
Terlihat lesu dan tidak bersemangat saat diajak bermain.
Tidak responsif.
Memiliki ruam.
Muntah.
Diare.
Uring-uringan saat tidur.
Sesak napas.
Terlihat tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, tidak ada air mata saat menangis, atau popok tidak sebasah biasanya.
Kejang.

Demam pada bayi yang umurnya kurang dari tiga bulan juga perlu diperiksa ke dokter karena demam pada usia ini bisa menandakan bahwa bayi mengalami kondisi yang serius.

Bayi yang berusia tiga bulan kebawah belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Ini dapat memungkinkan kuman dan virus dapat lebih mudah menyebar dan merusak jaringan tubuh dengan cepat.

Bayi yang berumur diatas tiga bulan, Anda bisa mengunjungi dokter jika demam tidak kunjung menurun atau semakin parah dalam waktu 24 jam, atau jika bayi tidak mau minum.

Cara Mengatasi Demam pada Bayi

Untuk bayi yang berusia 3 bulan ke atas, Anda bisa melakukan penanganan awal di rumah, misalnya:

Memandikan bayi dengan air hangat. Pastikan suhu air tidak terlalu panas untuk kulit bayi. Mandi dengan air hangat juga dapat membuat bayi menghirup udara hangat sehingga melancarkan pernapasan.

Gunakan pakaian yang nyaman untuk bayi yang sedang mengalami demam. Contoh baju dengan bahan yang tipis. Hindari pakaian tebal dan bertumpuk.

Beri bayi asupan cairan yang cukup seperti ASI, susu formula, atau air putih, untuk menghindari bayi menyalami dehidrasi.

Anda juga harus konsultasi ke dokter sebelum memberikan obat pada bayi.

Jika demam menyerang bayi pada usia dibawah 3 bulan, dianjurkan untuk langsung membawa bayi ke rumah sakit atau mengunjungi dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih serius.

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon