Monday, 12 March 2018

6 Cara Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Sepeda Motor

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Sepeda Motor - Kecelakaan sepeda motor sering terjadi di jalan raya. Banyak korban jiwa yang seharusnya dapat dicegah jika diberikan bantuan darurat secepat mungkin di lokasi. Silahkan baca Cara melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Sepeda Motor berikut ini. Dengan mengetahui cara pertolongannya, maka Anda dapat membantu korban di tempat.

Sebagai orang yang awam, Anda mungkin tidak tahu bagaimana cara memberi pertolongan kepada korban kecelakaan. Tapi dengan artikel ini, mungkin Anda bisa mempelajarinya untuk menangani dan siap memberikan pertolongan kepada siapapun.

Hal penting yang harus Anda miliki adalah alat P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dan selalu menyimpan perangkat tersebut di bagasi atau dibawah jok kendaraan Anda. Pastikan di dalamnya terdapat perangkat yang lengkap seperti perban, plester, sarung tangan sekali pakai, tisu pembersih yanb bebas dari bahan alkohol, gunting, pinset, krim antiseptik, obat pereda nyeri, obat batuk, tablet antihistamin, cairan pembersih luka, juga kantong plastik yang bersih. Anda juga harus memahami apa yang sedang dialami seseorang yang mengalami kecelakaan.

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Sepeda Motor

Pada kasus kecelakaan sepeda motor, terdapat kemungkinan korban mengalami beberapa hal seperti pendarahan, luka bakar, patah tulang, atau syok, keseleo, atau pingsan. Berikut ini cara mengatasinya.

1. Jika korban kecelakaan mengalami pendarahan

Hal yang sering terjadi pada korban kecelakaan adalah pendarahan. Jika Anda menemukan ada luka pada bagian tubuh korban, terutama jika mengalami pendarahan yang cukup parah, cobalah untuk menghentikan pendarahan tersebut agar korban tidak kehabisan darah.

Gunakan sarung tangan sekali pakai sebelum menangani kulit yang berdarah. Hal ini untuk mengindari infeksi pada luka.

Anda bisa menghentikan pendarahan dengan cara menekan area yang terluka. Gunakan kapas atau perban yang bersih kemudian tekan luka hingga berhenti pendarahannya. Jika korban masih mengalami pendarahan hingga menembus perban, lapisi kembali dengan kapas atau perban lainnya dan tekan hingga pendarahan berhenti. Jangan membuka kembali perban awal.

Jangan pernah mengeluarkan atau menekan benda yang tertancap pada bagian yang luka. Jika menghadapi situasi yang seperti ini, serahkan hal itu kepada tim medis. Sebagai pertolongan pertama, Anda bisa menekan sisi kira dan kanan area yang terselip benda, kemudian letakan kain bersih memutari luka tersebut sebagai penahan agar benda yang tertancap tersebut tidak bergerak. Setelah itu balut dengan perban.

Jika terdapat anggota badan yang terputus, seperti jari contohnya. Segera bungkus jari tersebut dengan kantong plastik, kemudian bawa anggota badan yang terputus tersebut bersama dengan korban ke rumah sakit.

Cari bantuan medis untuk korban kecelakaan yang mengalami pendarahan serius.


2. Korban kecelakaan mengalami luka bakar

Luka bakar yang dialami korban kecelakaan sepeda motor dapat disebabkan karena kulit bersentuhan dengan knalpot yang panas. Untuk mengatasi luka bakar, Anda bisa mendinginkan luka dengan air dingin yang mengalir, tapi bukan air es, selama 20 menit atau sampai rasa sakit hilang. Jangan mengoleskan krim, salep, atau minyak pada bagian luka bukar.

Tahap seanjutnya, Gunakan pastik yang bersih untuk membungkus luka bakar dengan longgar. Membungkus longgar dengan plastik dapat menghindari luka bakar menempel.

3. Korban kecelakaan mengalami keseleo

Korban kecelakaan sepeda motor terkadang mengalami keseleo, contohnya pada bagian pergelangan kaki. Pada umumnya, bagian tubuh yang keseleo akan terasa sakit juga mengalami pembengkakan pada bagian yang keseleo.

Anda dapat memberikan pertolongan pada korban yang mengalami keseleo dengan cara mengistirahatkan anggota tubuh yang keseleo, setelah itu kompres dengan air es agar korban tidak mengalami pembengkakan. Jika Anda menggunakan es batu sebagai kompres, pastikan tidak terlalu lama karena dapat merusak bagian jaringan kulit.

Angkat bagian yang cedera lebih tinggi dari posisi jantung berada agar mengurangi pembengkakan.

4. Jika korban mengalami patah tulang

Untuk mengetahui apakah korban kecelakaan mengalami patah tulang atau tidak bukanlah hal yang mduah. Tapi jika anda melihat korban merasa kesakitan pada anggota tubuhnya dan tidak dapat menggerakannya, maka itu tandanya korban mengalami patah tulang.

Berikut ini cara menangani patah tulang

Jangan menggerakan bagian yang cederan. Jangan menggerakan korban yang mengalami patah tulang belakang. Segera hubungi tim medis untuk menanganinya.

Jangan memberikan makan atau minum kepada korban yang mengalami patah tulang. Biasanya dokter akan memberikan obat bius ketika korban sampai di rumah sakit.

5. Korban mengalami syok

Syok dan kaget merupakan hal yang berbeda walaupun hal ini bisa saja terjadi jika seseorang mengalami kecelakaan. Dalam istilah medis, syok terjadi karena terganggunya sistem peredaran darah, contohnya akibat pendarahan yang parah. Hal tersebut dapat mengurangi pasokan oksigen ke organ-organ vital seperti otak.

Syok bisa saja mengancam nyawa korban jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tanda seseorang mengalami syok, yakni berkeringat, kulit berubah menjadi pucat, terasa dingin, lemas, pusing, dan merasa haus. Kemungkinan juga korban akan muntah, pernapasannya menjadi cepat atau terengah-engah.

Jika korban mengalami tanda-tanda seperti itu, segera hubungi tim medis. Baringkan korban dan pakaikan jaket agar korban merasa lebih nyaman.

6. Jika korban kecelakaan pingsan

Peredaran darah yang terganggu bisa membuat korban pingsan. Hal ini dikarenakan kekurangan pasokan darah ke otak. Pertolongan pertama pada korban kecelakaan yang pingsan adalah membaringkan di permukaan yang datar. Angkat kaki setinggi posisi jantung berada. Kemudian buka kanding kerah baju atau longgarkan ikat pinggangnya.

Jika dalam satu menit korban sadarkan diri, jangan langsung menyuruhnya duduk atau berdiri. Hal ini untuk menghindari korban pingsan kembali. Tapi jika dalam waktu yang lama korban tidak kunjung sadar, segera hubungi tim medis.

Anda juga bisa langsung memeriksa sistem pernapasannya masih bekerja atau tidak. Anda dapat merasakan hembusan napas atau ada pergerakan dada. Tapi jika anda tidak merasakannya, Anda bisa memberikan napas buatan atau CPR (Cardiopulmonary Resuscitiation).

Demikian pembahasan mengenai Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Sepeda Motor. Menolong orang merupakan perbuatan yang mulia. Sekecil apa pun pertolongan Anda bisa berarti bagi mereka yang membutuhkannya.

sumber: http://www.alodokter.com/pertolongan-pertama-pada-kecelakaan-sepeda-motor

Komentar Anda adalah tanggapan pribadi, kami berhak menghapus komentar yang mengandung kata-kata pelecehan, intimidasi, dan SARA.
EmoticonEmoticon